Pernyataan dari Liga Muslim Dunia
Makkah:
Liga Muslim Dunia mengutuk —dengan sangat keras— serangan-serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi terhadap Kota Makkah Al-Mukarramah dan Wilayah Madinah Al-Munawwarah, serta berlanjutnya agresi keji mereka terhadap Kerajaan Arab Saudi. Tindakan tersebut merupakan teror terhadap umat Islam, tempat-tempat suci, dan masjid-masjid mereka, serta merupakan bentuk provokasi dengan menodai kehormatan tempat-tempat suci.
Dalam pernyataan Sekretariat Jenderal LMD, Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD sekaligus Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, mengecam keras karakter teroris kelompok Houthi serta berbagai serangan yang mereka lakukan terhadap tempat-tempat suci dan masjid-masjid, termasuk sekolah dan objek-objek sipil. Hal ini merupakan pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai agama kita yang lurus serta prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Beliau mendesak negara-negara Islam dan komunitas internasional untuk mengutuk serangan-serangan yang menargetkan Kota Makkah Al-Mukarramah dan Wilayah Madinah Al-Munawwarah dari kelompok yang menamakan diri mereka sebagai "Ansarullah". Tindakan mereka mencerminkan pendekatan teroris yang melanggar larangan-larangan Ilahi dengan membahayakan nyawa umat Islam dan tempat-tempat suci mereka. Sesungguhnya, tidak ada sedikit pun bentuk pembelaan (nushrah) kepada Allah dan Rasul-Nya SAW dalam perbuatan mereka; sebaliknya, itu adalah sebuah pengkhianatan terhadap agama dan umat Islam, serta penyimpangan yang nyata dari petunjuk Allah dan Rasul-Nya SAW.
Yang Mulia—atas nama seluruh dewan, badan, dan majelis internasional LMD, serta atas nama seluruh umat Islam yang berada di bawah naungannya—kembali menegaskan solidaritas penuh dengan Kerajaan Arab Saudi dalam segala langkah yang diambil untuk menangkal terorisme para agresor, serta menjaga kesucian tempat-tempat suci dan nyawa umat Islam. Beliau memohon kepada Allah Ta'ala agar memberikan kemenangan kepada Kerajaan Arab Saudi atas para agresor keji yang telah melanggar larangan-larangan Allah dan menodai tempat-tempat suci umat Islam, serta memohon agar Allah senantiasa melindungi Kerajaan, negeri-negeri kaum muslimin, beserta tempat-tempat suci mereka—baik tanah air, pemimpin, maupun rakyatnya—dari segala keburukan dan marabahaya.