![Perbedaan di antara umat manusia dalam hal agama dan kebudayaan merupakan sunnatullah (ketetapan Ilahi). Ajaran Islam telah mematrikan panduan kokoh dalam berinteraksi dengan realitas keberagaman ini berlandaskan prinsip keadilan](/sites/default/files/bdd855f4-78d8-4517-908f-9ee3976e074d.jpeg)

Perbedaan di antara umat manusia dalam hal agama dan kebudayaan merupakan sunnatullah (ketetapan Ilahi). Ajaran Islam telah mematrikan panduan kokoh dalam berinteraksi dengan realitas keberagaman ini berlandaskan prinsip keadilan, ihsan, serta pemenuhan segenap harkat dan martabat kemanusiaan.

Dalam konteks inilah lahir Piagam Makkah, di bawah naungan mulia dari Penjaga Dua Tanah Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud—semoga Allah melindunginya—dan diselenggarakan oleh Liga Muslim Dunia; guna menegaskan pentingnya menghormati eksistensi keberagaman agama dan budaya, seraya menggali nilai-nilai titik temu yang menyatukan demi memperkuat perdamaian dunia kita dan keharmonisan masyarakatnya.

Piagam ini telah ditandatangani oleh lebih dari 1.200 mufti dan ulama, serta lebih dari 4.500 pemikir Islam, yang berhimpun di kiblat pemersatu mereka, Makkah Al-Mukarramah, mewakili beragam mazhab dan aliran pemikiran Islam. Piagam ini juga telah diadopsi oleh negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar substansinya dapat diimplementasikan di dalam lembaga-lembaga keagamaan, pendidikan, dan kebudayaan mereka—menjadikannya sebagai dokumen pertama yang diadopsi oleh OKI di luar dokumen resminya sendiri dan dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

![Perbedaan di antara umat manusia dalam hal agama dan kebudayaan merupakan sunnatullah (ketetapan Ilahi). Ajaran Islam telah mematrikan panduan kokoh dalam berinteraksi dengan realitas keberagaman ini berlandaskan prinsip keadilan](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E)

![Perbedaan di antara umat manusia dalam hal agama dan kebudayaan merupakan sunnatullah (ketetapan Ilahi). Ajaran Islam telah mematrikan panduan kokoh dalam berinteraksi dengan realitas keberagaman ini berlandaskan prinsip keadilan](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E)

![Perbedaan di antara umat manusia dalam hal agama dan kebudayaan merupakan sunnatullah (ketetapan Ilahi). Ajaran Islam telah mematrikan panduan kokoh dalam berinteraksi dengan realitas keberagaman ini berlandaskan prinsip keadilan](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E)

  SebelumnyaSelanjutnya

 **Tanggal posting** Selasa, 3 November 2026

-

 Tag[Berita](/id/news)

<a class="a2a_button_facebook"></a><a class="a2a_button_x"></a><a class="a2a_button_whatsapp"></a><a class="a2a_button_google_gmail"></a><a class="a2a_button_pinterest"></a><a class="a2a_button_copy_link"></a><a class="a2a_button_linkedin"></a>[](https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fthemwl.org%2Fid%2Fperbedaan-di-antara-umat-manusia-dalam-hal-agama-dan-kebudayaan-merupakan-sunnatullah-ketetapan&title=Perbedaan%20di%20antara%20umat%20manusia%20dalam%20hal%20agama%20dan%20kebudayaan%20merupakan%20sunnatullah%20%28ketetapan%20Ilahi%29.%20Ajaran%20Islam%20telah%20mematrikan%20panduan%20kokoh%20dalam%20berinteraksi%20dengan%20realitas%20keberagaman%20ini%20berlandaskan%20prinsip%20keadilan)